kaca mata kuda

It is what we do best, to seek something big, to dream, to chase the future, to forget about the moment

Bagian termudah menjadi seorang manusia yang juga sekaligus menjadi karunia terbesar mereka adalah kehidupan sosialnya.

Kita ini sebegitu manjanya, hingga setiap langkah kecil kita harus disertai oleh seribuan pasang mata yang menjaga.

seribuan mata yang menciptakan mimpi ..

menciptakan harapan ..

eskpektasi ..

tujuan ..

kita ini dilatih untuk maju, untuk merencanakan sesuatu, untuk mengejar, untuk menuju kesebuah titik yang nomaden ..

apapun itu yang kita lewati

jalan apapun itu yang kita pilih

perbedaan apapun yang kita punya satu sama dengan yang lainnya, pada akhirnya, mata mata itu akan menuntun kita ke titik tersebut ..

bagai kuda yang ditakdirkan untuk menarik kita ..

hidup manusia nampaknya telah diarahkan ke titik tersebut ..

tak peduli jalan apa yang kita lewati ..

gedung terbakar di samping kita ..

gunung meletus ..

laut mengering ..

apapun itu yang kita lewati .. nampaknya telah menjadi sesuatu yang insignifikan dan irelevan di perjalanan kita ..

yang kita tahu adalah berjalan lurus, mengikuti jalur yang bisa kita lihat dari lubang sempit kaca mata kuda kita .. dan mengikuti jalan setapak itu, kemanapun dia akan membawa kita ..

mempercayakan semuanya kepada sehelai tali yang terikat di mulut kita, mengisyaratkan saat yang tepat untuk berbelok ..

kita bahkan tak akan sempat bertanya ..

seekor kuda tak perlu tau kemana ia akan pergi, yang ia tahu adalah diujung jalan nanti, akan tersedia seember rumput kering untuk dia nikmati bersama malam.

semua sudah ada jalannya ..

semua sudah ada rencananya ..

dan pada titik ini, seekor kuda muda mulai lelah dengan rutinitas hariannya ..

ia lelah dengan semua yang terjadi padanya, dengan semua arahan yang diberikan padanya

ia ingin keluar dari jalan setapak itu

berlari ke padang rumput, bebas, lepas

mencari makanannya sendiri

menentukan jalurnya sendiri

mencari ketidak pastian ..

zachary-kanin-a-country-fellow-sells-hay-rides-for-10-he-has-a-hay-barrel-with-a-seat-new-yorker-cartoon

mengapa seekor kuda mau mencari makanan yang tidak pasti adanya kalau hanya dengan berjalan sebentar saja akan tersaji seonggok rumput kering ..

kuda itu sendiri tidak tahu mengapa ..

yang ia tahu ialah saat ini dia ingin lepas ..

dia ingin berteriak dan bercerita kepada semua orang tentang apapun itu yang terlintas dikepala besarnya .. terlepas dari otaknya yang kecil ..

ia ingin bertukar ide ..

ia ingin berbincang ..

ia ingin berkeluh kesah ..

tapi apa daya dia hanya satu ..

bahkan kuda lain tak paham akan keberadaannya ..

kaca mata mereka meniadakannya ..

yang ada hanyalah sebuah cerita tentang seekor kuda yang lari dari jalurnya, yang melepaskan kacamatanya, yang berlari sendirian ke padang hijau, yang menaruh nasibnya pada makan malam yang tidak pasti ..

sebuah cerita penyejuk malam dan seonggokan rumput kering ..

benar salahnya cerita itu tak ada yang tahu ..

kacamata kuda itu .. terlalu berat untuk mereka lepaskan ..

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s