Politik tai kucing

Sehubungan dengan semakin dekatnya pemilu, nampaknya sedikit cocok kalau kita membahas tentang politik sedikit

politik itu sangat sensitif, seperti alergi, seperti segumpalan tai yang nongkrong ditengah jalan

keberadaannya sangat penting sebenarnya, tapi orang cenderung menghindarinya

ketika menghubungkan politik dengan Indonesia, sepertinya yang ada diotak hanya kesia siaan

hanya sebuah harapan palsu yang muncul sejenak lalu teralihkan perhatiannya kepada pernyataan tidak penting dari sebuah organisasi yang memiliki harmonisasi dan statusiasi bla bla bla (you know what i mean)

Nampaknya politik ini sangat susah dan rumit hingga kita harus berkali kali memindahkan perhatian kita darinya menuju ke banyak hal yang lebih simpel

yang ada dikepala saya ketika memikirkan politik dan rakyat Indonesia adalah anak kucing dan laser

seenak apapun makanan didepannya, sepenting apapun nutrisi yang terkandung disana, ketika ada sorotan laser, semuanya seperti tak penting lagi

nutrisi itu kemudian hanya menjadi sebuah formalitas belaka

ya ada karena bagus, karena ditempat lain juga ada

media-spoonfeeding-cartoon

lalu kemudian apa saja yang terkandung dalamnya seperti tidak penting lagi, yang penting ada

yang kita tahu adalah dampak positif dari nutrisi itu seperti yang tercantum pada iklan iklan di TV yang disertai gambar puluhan kucing cantik yang sehat

ya tentu saja sebagai kucing yang masih kecil, naif, dan tidak tahu apa apa kita konsumsi saja makanan itu

janjinya toh nampak legit, membawa kesehatan

kebiasaan instan ini yang sebenarnya kemudian menyebabkan politik menjadi serupa dengan tai kucing

kekurang mampuan kita untuk mengkritisi dan melihat sebuah perkara, sosok, maupun janji dari berbagai pandangan yang berbeda membuat politik menjadi hal yang sangat rumit dan spesial

seperti statuisasi dan harmonisasi yang dicaci maki banyak orang, kita selalu terpaku dan menaruh perhatian pada apa yang terlihat di depan mata kita, di televisi

padahal dibalik gelombang frekuensi iblis itu, masih banyak hal yang sebenarnya lebih penting untuk kita ketahui

apakah mustahil untuk mengetahui hal hal dibalik frekuensi itu ?

tentu tidak, saya rasa kita cukup pintar dan sanggup untuk melakukan penyelidikan kecil kecilan

dari SMA kita sudah diajarkan mebuat kaya ilmiah, menelusuri satu per satu jurnal jurnal dan menyaring kebenaran dan korelasi data yang penting disana

maka kemudian membandingkan satu berita dari satu media ke media yang lain seharusnya bukanlah hal yang rumit lagi untuk dilakukan

mungkin sedikit terlalu menuntut apabila saya meminta seluruh anak kucing Indonesia untuk langsung pandai dan mahir mengabaikan sorotan laser dan kecantikan kucing kucing lain di televisi dan berpikir kritis

tetapi paling tidak kita bisa menjadi kucing yang tidak naif

yang sadar akan kemampuan laser maupun televisi

yang kemudian tak langsung percaya namun bisa bertanya

kalaupun belum sanggup melakukan riset kecil kecilan, paling tidak mau bertanya pada kucing kucing lain yang kira kira lebih tau

kepercayaan itu mahal harganya

dan kekuasaan itu dibeli dari kepercayaan bukan kekayaan

kalau kepercayaan kita saja seharga rupiah normal

maka berharap memiliki penguasa yang berkualitas itu sedikit bermimpi

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s