Namaku Fauzi

Kalau orang bilang jadi raja itu pekerjaan terbaik di dunia, menurut saya sih, mereka salah besar.

Nama saya Fauzi, umur saya sekarang 18 tahun dan saya … adalah orang dengan pekerjaan terbaik di dunia. Kenapa pekerjaan saya lebih baik daripada raja ? karna saya lebih ditakuti daripada sang raja. Kalau raja bisa diprotes, saya tidak bisa. Kalau ada yang berani protes sih saya bisa bakar rumah dia. Siapa yang peduli ? ya, orang pasti nggak akan protes, toh saya punya sebuah lisensi khusus yang pasti akan diterima kemanapu saya pergi. Selama ada lisensi ini, saya bisa melakukan apa saja yang saya mau.

Saya kasih bocoran deh apa kerjaan saya. Kalau orderan dari atasan sedang kosong, kita biasanya nongrong di warung bang Santo. Ya minum minum, nongkrong, ngeshare kerjaan yang udah kita lakuin. Yah pasti sih cuman itu itu aja yang kita certain. Jendela siapa yang kita pecahin, toko mana yang kita bakar, kalian taulah seperti normalnya apa yang kita lakuin.

Kalo ada orderan, kita biasanya terima uang muka lalu kita berangkat ke lokasi. Bisa seminarnya para pendosa, bisa tempat ibadah, bisa juga toko toko para biadab barat. Ngapain ? yah yang biasa. Kenapa kita lakuin ? karena kita dapet uang. Ditambah lagi, kita ditakutin. Jadi raja sih enak karna banyak duitnya. Tapi apasih yang lebih enak daripada ditakutin ? dihormatin setiap jalan jalan ? Disegani karena kita berani membela kepercayaan kita. Kalau raja itu icon, kita ini pahlawan. Kita membela apa yang benar, kita memberantas para kafir, kita menghijaukan dunia. Pekerjaan kita ini mulia.

Selain orderan dari para pertinggi sih, kita biasanya operasi waktu bulan suci. Kita harus memastikan para pezinah pezinah itu bertobat! dan ibadah berlangsung normal! Para orang orang ini kan bodoh, iman mereka itu cetek. Jadi tiap tahun harus kita ingetin ibadah yang benar itu seperti apa. Nah enaknya lagi karna besarnya pahala kai setelah melakukan semua ini di bulan suci. Kita capek dong udah puasa, harus pukulin orang, nglempar-lempar batu, narik narik orang. Makannya kita punya hak istimewa untuk mengeksekusi para pezinah itu, dan kurang afdol dong eksekusi tanpa minuman penghangat. Begitu juga kenapa kita dibayar, kalo orang bilang kita ini dibeli, itu sih pernyataan orang orang syirik saja. Kami ini manusia, kami butuh biaya hidup.

Prinsip urama kami adalah bahwa nyawa orang itu bagi kami tidak penting. Kalau iman mereka memang salah buat apa mereka hidup? Lebih baik mati daripada murtad. Dengan itu toh kita sebenarnya memberi mereka kesempatan untuk pengampunan. Pernah saya dapat tugas ke sebuah kota kecil, disana kabarnya sih ada sekolah yang didirikan oleh para kfir dan mereka megajarkan ajaran kafir. Terkadang aneh melihat orang orang ini. Sudah tau salah masih saja dijalani kepercayaan mereka ini. Bodohnya lagi, ada satu pemuda yang memilih mati bersaa sebuah bangunan tua didalam kobaran api. Dasar para kafir, hama dunia. Najis !

Tapi dosa terbesar adalah menjadi orang barat. Orang orang munafik yang dikendalikan oleh uang. Bahkan nafas mereka adalah dosa. Sebagai pahwalan dari kepercayaan ini, sudah menjadi tugas saya untuk memberantas kapitalisme dan kekuasaa mereka. Bahkan saya siap mati untuk memberantasnya.

Pekerjaan saya ini mulia, terhormat, dan berpahala. Dan ini … adalah pekerjaan terbaik di dunia.

Nama saya Fauzi, saya adalah pembela kebenaran.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s